Home

February 10, 2015

JAPANESE BLUE AND WHITE ARITA IMARI CHARGER




#PIRING TRANSFERWARE JEPANG MOTIF BUNGA CHRYSANT
Keramik transferprint biru putih dibawah glasir / underglaze.
Akhir abad 19 atau awal abad 20, Arita, Jepang.
Diameter 31,4 cm, tinggi 4 cm.
Kondisi utuh, hanya sedikit flaw pada proses pembuatan motifnya.

Transfer print kadang sering disalah artikan sebagai proses print sablon / raster, padahal sangat berbeda kualitas dan proses pembuatannya.
Transfer print sudah dimulai sejak pertengahan abad 18 (1756) di Eropa, usia tehnik ini jauh lebih tua dari print jenis sablon / offset print ( akhir abad 19 / 1875 ), bahkan lebih tua dari tehnik lithograph ( akhir abad 18 / 1796 ).

Print dengan tehnik offset-print menjadi tehnik yang paling umum dipakai dijaman modern, begitu juga lithograph ( cetak batu ) masih dipakai hingga kini dalam dunia senirupa, atau print komersil yang membutuhkan kualitas cetak prima.
Sedangkan tranfer print jauh lebih jarang yang masih mau memakai tehnik ini untuk keramik, karena tingkatan kerumitan dan kerepotannya tidak jauh berbeda dengan tehnik engraving untuk kertas.
Zold - Batam
____________________________________________________________




#PIRING TRANSFERWARE JEPANG MOTIF BUNGA PEONY DAN KUPU
Keramik transferprint dibawah glasir.
Akhir abad 19 / awal abad 20, Arita Jepang.
Diameter 30,5 cm, tinggi 4,5 cm.
Utuh, ada 1 titik flaw / cacat pabrik.

Desain motif terasa unsur "Eropa"nya, karena produk sejenis memang untuk konsumsi Eropa dan Asia.
Zold - Batam
____________________________________________________________




# PIRING BIRU PUTIH IMARI JEPANG MOTIF BURUNG
Transfer print biru dibawah glasir.
Akhir abad 19 atau awal abad 20, Arita, Jepang.
Diameter 31,2 cm, tinggi 4,5 cm.
Utuh, ada titik flaw / cacat pabrik, tidak mengurangi makna dan nilainya.

Walaupun biru putih, keramik transferware Jepang seperti ini kadang disebut Imari juga, tepatnya Imari biru putih. Imari saja memang identik dengan piring Arita yang berwarna dari enamel / polychrome. Dan piring ini mempunyai usia mirip - mirip dengan kebanyakan Imari polychrome, juga di ekspor melalui pelabuhan besar di Imari, Jepang.
Desain  piring ini juga menggunakan format pola klasik Imari polychrome.
Zold - Batam
___________________________________________________________





# PIRING TRANSFERWARE BIRU PUTIH IMARI MOTIF UNGGAS
Keramik transfer-print biru dibawah glasir.
Marking tekan huruf kanji "YAMATOKU".
Akhir abad 19 atau awal abad 20, Arita, Jepang.
Diameter 30,8 cm, tinggi 3.7 cm.
Kondisi utuh, ada flaw cacat pembuatan pada print motifnya.

Keramik buatan Yamatoku identik dengan piring rakyat Igezara yang banyak dibuat untuk konsunsi lokal. Sedangkan untuk eksport pabrik ini juga membuat Imari, baik biru putih maupun polychrome.
Hasil keramik buatan Yamatoku lumayan berkualitas, sedikit berbeda dibanding kebanyakan transferware lainnya.

Menurut kami, ini adalah salah satu motif dari Yamatoku yang paling 'elaborated' dan detail, sangat beresiko untuk dipraktekkan dalam tehnik transferprint karena sulit mendapatkan hasil yang sempurna.
Piring ini mengambil pola desain bentuk Imari Arita klasik, dan bermotifkan unggas religius rakyat Jepang.
Zold - Batam