Home

October 6, 2014

JAPANESE SETO OCTAGONAL FLOWER PLANTER












POT JEPANG BIRU PUTIH SEGI 8
Keramik lukis biru dibawah glasir.
1920 - 1940, Seto, Jepang.
18,5 cm x 19 cm, tinggi 14,2 cm.
Benda terpakai yang masih baik dan utuh, ada 2 garis cacat / flaw pembakaran.

Pot segi delapan yang mempunyai 4 kaki gelembung paha katak, motif dan tema lukisannya khas daerah Seto di abad 19. Keramik Seto termasuk yang sering didapatkan di Asia Tenggara, baik yang seladon atau biru putih. Tungku pembakaran daerah ini juga termasuk yang tertua dari 6 pusat tungku pembakaran yang ada di Jepang.
Kualitas bakarannya dikenal sangat baik, motifnya ekspresif dan spontan tampa mal-malan, kadang sangat detail, halus dan realis.
Zold - Batam

October 5, 2014

JAPANESE AWAJI FLAMBE GLAZE POTTERY II











POT MAJOLICA AWAJI JEPANG
Keramik motif timbul dengan glasir warna coklat, hijau dan krem.
Marking 'MADE IN JAPAN'.
1922 - 1939, Awaji, Jepang.
Diameter 17 cm, tinggi 13,5 cm.
Benda terpakai yang masih baik, hanya bagian bawah ada cuil dan cacat pembakaran.

Keramik Awaji sering dianggap sama dengan majorika Eropa, padahal sangat berbeda proses pembuatan dan kualitas keramiknya.
Kebanyakan Awaji dibuat dengan pembentukan manual / free hand atau ''hand thrown'' diatas meja putar untuk badan utamanya, jika diraba akan terasa ada gelombang dari alur perputaran ketika dibuat. Motif timbulnya kalau rumit baru menggunakan 'molding' / cetak.
Sedangkan majorika Eropa / Amerika kebanyakan cenderung menggunakan tehnik "molding' / cetak, baik badan maupun motif timbulnya. Perbandingan proses pembuatan antara keduanya seperti batik tulis dan batik cap. Kualitas pembakaran dan glasir Awaji juga diakui 'diam - diam' jauh lebih baik.

Kemiripan fisik antara keduanya tak dapat dihindarkan, karena Awaji banyak dibuat untuk kebutuhan eksport dengan desain bentuk dari Eropa, untuk selera dunia.

Awaji yang paling diminati dan ber'karakter' adalah buatan akhir abad 19 dan awal abad 20, yang berbentuk Art Nouveau dan Art Deco, termasuk era tahun 20an hingga sebelum daerah Awaji seluruhnya berhenti produksi menyambut Jepang terlibat dalam perang dunia ke II pada tahun 1939.
Pada masa itu bentuk dan warna - warna glasirnya sangat berani, ekspresif dan eksprimental, tidak mengikuti pola umum yang menjaga relasi antara bentuk dan warna. Peletakan warna tidak lagi harus mengikuti pola bentuk, hasilnya : sebuah benda keramik yang wujudnya susah didefinisikan, memusingkan, warna dan motif berbicara sendiri - sendiri, tapi dibalik itu keduanya menghasilkan esensi baru, keramik yang wujudnya tidak pernah membosankan. Sebuah manifestasi karya seni.

Zold - Batam

September 19, 2014

JAPANESE BLUE & WHITE TRIPOD PLANTER










POT JEPANG BIRU PUTIH LUKIS
Keramik lukis warna biru dibawah glasir.
1910 - 1930, Seto, Jepang.
Diameter 15,3 cm, tinggi 12,2 cm.
Benda terpakai yang masih utuh dan baik.

Termasuk jenis keramik eksport Jepang di awal abad 20, pot jepang biru putih seperti ini biasanya ada 2 jenis, lukis tangan atau transfer print. Kalau yang celadon, hampir semuanya lukis tangan enamel. Tapi kadang selalu saja ada yang diluar prediksi, namanya juga barang antik.
Zold - Batam

September 17, 2014

ENAMEL SIGN WESTMINSTER CIGARETTES










IKLAN ENAMEL ROKOK WESTMINSTER
Porselen enamel di atas besi baja.
1920 - 1930, Inggris.
Enamel 2 muka, 30,5 cm x 66 cm.
Kondisi berkarat dan grimpil pada beberapa tempat, garis gambar litho ada yang memudar, lapisan kilap masih lumayan.

Iklan enamel yang kebanyakan hanya beredar di kawasan Asia dan Afrika, sekarang mulai jarang beredar. Termasuk salah satu enamel klasik di jaman Hindia Belanda.
Zold - Jakarta

September 16, 2014

GARGOYLE MOBILOILS PORCELAIN ENAMEL SIGN II







IKLAN ENAMEL GARGOYLE MOBILOILS II
Porselen enamel di atas besi baja
1930an, Amerika
Enamel 2 muka, 39,3 cm x 61,5 cm, lebar kuping 4,5 cm.
Kondisi berkarat, scratch dan grimpil dibeberapa tempat.
Kupingan untuk menggantung berkarat dan erosi berlubang, ada 2 bagian yang putus / patah, tapi masih sangat kuat untuk menggantung. Lapisan glasir kilap masih lumayan.

Zold - Jakarta