Home

August 21, 2021

ROKO PRIJAJI PORCELAIN ENAMEL SIGN

 










IKLAN ENAMEL ROKO PRIJAJI
Porselain enamel diatas besi baja
1930an, buatan Eropa / Belanda untuk perusahaan di Jogjakarta / Jawa.
80 cm x 120 cm
Kondisi ada lepas enamel pada beberapa titik, lapisan enamel pada pinggir sudah lepas semua, terjadi karena lipatan yg sudah diluruskan.
Secara keseluruhan kondisi masih cukup baik.

Prijaji adalah salah satu iklan enamel produk asli Indonesia pada era kolonial yg mempunyai objek gambar paling menarik & indah, tetapi sekaligus enamel yg paling mudah banyak dijumpai, istilahnya 'enamel sejuta umat', hampir semua kolektor enamel di Indonesia memiliki enamel satu ini.

Tipe enamel ini hanya satu jenis gambar saja dengan 2 ukuran berbeda, yg besar dng ukuran seperti enamel diatas dan yg lebih kecil dengan ukuran sekitar separuh ukuran yg besar.
Mayoritas pinggir lipatan enamel Prijaji dijumpai dengan kondisi sudah diluruskan. Hal ini terjadi karena enamel ini dijumpai pada satu rumah  dalam jumlah sangat banyak telah dialih fungsikan sebagai lapisan dinding pembatas. Jejeran enamel yg telah diluruskan dijejer rapat memenuhi dinding ruangan dan telah tertutup lapisan cat tembok.
Maka ketika enamel ini dilepas dan dibersihkan lapisan cat tembok yg menutupinya, pinggir lipatan dijumpai dalam kondisi sudah lurus tampa lapisan enamel (enamel lepas terjadi ketika dahulu lipatan diketok untuk diluruskan).

Penyiasatan sering terjadi untuk lipatan enamel yg sudah diluruskan ini, yang paling umum dengan cara dilipat kembali tekukan pada pinggir dan direstorasi dengan mengecat ulang pada pinggirnya untuk kamuflase.
Cara ke-2 yg paling mudah dan praktis dengan memberikan frame menutupi pinggir yg terkelupas enamelnya. Frame pada enamel umumnya menunjukkan adanya kerusakan pada pinggir enamel, hampir tidak ada enamel dalam kondisi 'sehat' diberikan frame. Mungkin hanya di Indonesia yg pemilik enamelnya suka memberikan frame sekalipun enamelnya dalam kondisi utuh.
Iklan enamel adalah benda 'outdoor' yg berbeda kaedah estetika dan durability-nya dengan lukisan, kertas atau foto yg perlu diframe. Iklan enamel semasa menjalankan fungsinya sebagai media promosi pada akhir abad 19 di Eropa kadang diberikan frame ketika dipasang diatas ketinggian gedung, tetapi frame yg terbuat dari besi baja itu biasanya untuk kebutuhan konstruksi karena enamel berukuran sangat besar.

Rokok merk Prijaji adalah produk dari daerah Jogjakarta, sudah beredar sejak tahun 1930an, pendaftaran patent 'merk' yg menerangkan design gambar, tipografi dan komposisi warna sudah didaftarkan sejak Oktober 1929. Pendaftar produk ini adalah seorang pengusaha berkebangsaan Eropa bernama J.A Dezentje Hamming yg berdomisili di Jogjakarta.
Rokok dan iklan kertasnya yg lebih awal mungkin sudah beredar sebelum 1929an, ditemukan pd iklan kertas dengan tipografi sedikit berbeda.

Tetapi mungkin usia peredaran rokok merk ini tidak berlangsung lama, jejak Roko Prijaji terhenti entah dengan alasan kenapa, perselisihan ? bangkrut ? pemilik / inisiator wafat ? tidak bisa dipastikan. Walaupun nampaknya proyeksi perusahaan ini sudah jauh kedepan dengan investasi berupa media promosi iklan enamel dalam jumlah besar yg tidak terpasang / beredar, hanya tertumpuk tersimpan disuatu tempat.

Pendaftaran patent Prijaji (foto : Benu Roemah Oemboel) dan iklan kertasnya.

Karena jumlah enamel ini yg cukup banyak membuat value harganya tidak sebanding dengan nilai keindahan yg tampil pada objek gambar dan designnya yg sangat menarik dan iconik, faktor 'rare' kelangkaan nampaknya berperan besar dalam hal ini.
Walaupun kini secara perlahan value iklan ini mulai merangkak naik tetapi masih tidak sebanding dengan kualitas aslinya. Tetapi hal yg berbeda terjadi, enamel Prijaji termasuk salah satu enamel favorit yg dihargai secara optimal oleh beberapa balai lelang diluar negeri.

1 buah enamel
Zold - Jakarta

February 8, 2021

'KOFFIE DE LEEUW' COFFEE CUPS















6 BUAH CANGKIR KOPI 'KOFFIE DE LEEUW'
Keramik porselain 'stamp print' enamel merah & lukis enamel hijau + krem.
1920 - 1930an, keramik buatan Jepang untuk produk di era Hindia Belanda - Semarang, Jawa.
Marking 'burung' SGK
Diameter cangkir 6.7 cm, tutup 8,2 cm. Tinggi total 10 cm.
Ada 2 cangkir dan 1 tutup yang cuil kecil.
Relatif masih baik

6 cangkir tampa lepek / tatakan ini adalah bagian dari memori sejarah perusahaan2 yg pernah beroperasi di jaman Hindia Belanda / Ned. Indies.
'Koffie De Leeuw' yang beralamat di Karang Sarie No.21 - Semarang, seperti umumnya benda yang dibuat untuk tujuan promosi / iklan, dahulu cangkir2 spt ini tidak diperjual belikan secara langsung. Untuk memperolehnya didapat dengan cara menukarkan bungkus produk yang bersangkutan dalam jumlah tertentu dengan tingkatan hadiah tertentu juga, misal 10 bekas bungkus 'Koffie De Leeuw' dapat ditukar dengan 1 cangkir atau 5 bungkus dapat lepek dstnya.
Cara memperoleh seperti ini mungkin yg menyebabkan peninggalan benda2 sejenis cenderung didapatkan dalam kuantitas berbeda2 dari satu sumber dengan yang lain.

ZOLD - JKT

January 27, 2021

CZECH BOHEMIAN SPICE JARS










5 BUAH TEMPAT BUMBU BOHEMIA
Kaca kristal lukis enamel & gilding emas dengan tutup logam kuningan
1910 - 1930an, Bohemia / Cekoslovakia
Diameter sekitar 6,5 cm, tinggi hingga ujung tutup 7 cm
1 buah tampa tutup kuningan (hilang)
Relatif masih baik

Wadah kecil bermotif 'Mary Gegory' & bunga-bunga yg bisa dipergunakan untuk tempat gula, garam, merica dll sbg perlengkapan diatas meja makan.

Zold - Surabaya

January 16, 2020

VINTAGE CHINA RECONSTRUCTS MAGAZINE














8 MAJALAH 'CHINA RECONSTRUCTS' & SUN YAT SEN
Majalah edisi :
Februari 1956, Agustus 1957, Maret 1958, Februari 1958, Juni 1959, September 1959, Juli 1961, Oktober 1962.
Terbitan The China Welfare Institute, Peking.
30,5 cm x 23 cm, 44 halaman.
Kondisi terpakai, 3 buah majalah ada lecet dan terkikis / rusak, halaman dalam masih komplit dan baik.
The revolution in Tibet and Nehru's Philosophy, 19 x 26 cm, 19 halaman, Supplement dari majalah China Reconstructs bulan Juni 1959.
Sun Yat Sen, commemorative album, soft cover, 17,5 x 25 cm, 17 halaman, Peking 1956.

Salah satu dari 4 majalah yang diperbolehkan beredar pada jaman ''revolusi budaya'' di Cina, Berisikan semacam propaganda keberhasilan pemerintahan dan seni budaya Cina untuk diperlihatkan pada dunia luar.
Majalah China Reconstructs sebelum berganti nama menjadi  China Today adalah klasik dan historis (terutama terbitan sebelum 1967) dapat di jadikan rujukan melihat budaya Cina di masa doktrinisasi.

8 majalah + 1 supplement + 1 commemorative album :
Rp 325.000,- / IDR

November 14, 2019

GOODYEAR MOTORCYCLE TIRES PORCELAIN SIGN












IKLAN ENAMEL GOODYEAR MOTOR HARLEY 
Porselain enamel 2 muka diatas plat besi baja
1930an, Amerika
61 cm x 48,5 cm, kupingan 6 cm x 27,5 cm
Ada cuil enamel, karat dan kupingan ada sedikit bengkok
Relatif masih baik

Gambar orang berkendara motor mirip Harley atau Indian Scout tahun 1929 / 1930an menjadi unsur pemikat utama yang membuatnya amat diminati dan diburu oleh kolektor 'petroliana' ataupun penggemar motor klasik.

Keberadaannya yang langka baik di negara asal atau negara lain yang dulu sempat menjadi tempat penyaluran produksi dr ban GoodYear semakin membuat enamel ini menjadi primadona.
Secara nilai nominal / value dipasaran enamel internasional, mungkin enamel ini adalah salah satu yang paling berharga yang masih dapat kita jumpai keberadaannya di tanah air.

Walaupun tidak menjadi standarisasi, situs berikut menunjukkan atensi yang tinggi dr para kolektor enamel pada Lelang 2019 .

1 buah enamel :
Zold - JakSel