Home

25 Agustus 2014

INDANTHREN DYESTUFFS ON COTTON YARN CATALOG













BUKU KATALOG PEWARNA KAIN
Terbitan Badische Anilin & Soda Fabrik AG ( BASF), Ludwigshafen, Jerman
1950an, dalam bahasa Inggris dan Indonesia
Hardcover, 25 cm x 18 cm x 1 cm, 28 halaman kalimat dan tabel, dilengkapi 6 halaman kolom sampel warna pada tempelan benang beneran di kertas tebal / karton.
Kondisi ada sobek pada bagian bawah tulang buku cover depan. Semua halaman dalam ada noda kelembapan pada bagian tengah buku. Tapi secara keseluruhan buku masih 'sehat dan kekar' karena kualitas kertas yang baik.

Buku bahan pewarna kain ini di cetak khusus untuk pangsa pasar Indonesia, selain itu bersama Bayern dan Hoechst, BASF juga memproduksi pewarna sintetis untuk batik, yang buku katalognya berjudul "Soga-soga, keluaran Djerman". BASF yang adalah perusahaan kimia terbesar di dunia pada awal abad 20, juga adalah pabrikan pembuat pita kaset audio jadul, nama yang tidak asing buat para pecinta musik.

1 buku Indanthren ini :
Zold - Jakarta

8 Agustus 2014

VILLEROY & BOCH TILES









36 tegel Villeroy & Boch.
Tembikar keramik biru putih dibawah glasir.
Bermarking V + B didalam lingkaran, bernomor 7, 18 (variatif) dan 77, made in Germany 02.
1977, Mettlach atau Saar, Jerman.
Berukuran 10,9cm x 10,9cm, tebal 0.5cm.
Tegel NOS yang masih sangat baik, hanya ada 2 yang grimpil minor, dan 1 buah yang sompal sedikit.

Perkiraan tahun pembuatan berdasarkan tebak-tebakan dari nomor markingnya, karena benda yang bernomor seri beberapa, salah satu biasanya menunjukkan tahun pembuatan. Angka yang paling realistik sementara ini adalah 77 (didekatnya ada 2 dot ).
Villeroy & Boch adalah salah satu perusahaan keramik yang mempunyai sejarah pengalaman panjang di bidang tegel, sejak dulu selain membuat perabot keramik lainnya, mereka sudah mempunyai perhatian khusus dalam bidang pertegelan ini. Marking V+B dalam lingkaran ini juga hanya ditemukan di produk tegel dan perabot kamar mandi saja, berbeda marking dengan produk alat dapur dan pajangan. Perusahaan yang sampai detik ini masih berdiri, tampaknya juga masih mengkhususkan diri dibidang tegel dan alat kelamin keramik kamar mandi. Tapi produk seperti ini hanya tinggal sejarah saja, sekarang yang dibuat mereka semuanya tegel keramik modern. Untungnya beberapa home industri di Eropa, khususnya di Delft, masih membuat tegel dan perabot seperti jaman dulu, mirip dengan masih bertahannya pabrik tegel semen kuno Kunci dan Diamond di Jogja. Keramik ini bukan handpainted, tapi sudah menggunakan tehnik printing, cara menghias keramik yang  dipopulerkan di Eropa sekitar awal abad 19, yang kemudian di praktekan gila-gilaan banyaknya sampai muntah di akhir abad 19 dan awal abad 20.

Tegel ini selain NOS, juga mempunyai jumlah lumayan banyak, jadi bisa berfungsi lebih maksimal. Mungkin tegel semacam ini dulunya dipasang di sekitar wastafel, tapi sekarang bisa juga dipasang diatas meja teh / saji kecil atau meja / lemari apapun yang Eropa-an.
36 tegel biru putih pemandangan Eropa :
Zold - Jakarta