Home

19 April 2014

CHINESE WARRIOR CRACKLE GLAZE VASE







VAS PERANG CINA
Keramik pecah seribu dengan warna enamel di atas glasir
Marking ' Chenghua Nian Shi '
1908 - 1930, Cina
Tinggi 16,5 cm, diameter 8,5 cm
Masih utuh semua, ada sedikit enamel yang menipis / hilang dan enamel yang tidak terisi sempurna pada proses pembakaran

Cat enamel yang dilukis dengan 'free-hand' lumayan tebal ( sangat terasa kalau diraba ), adalah salah satu yang membedakannya dengan produk baru yang biasanya warna enamel terlalu tipis. Warna enamel vas yang tua / lama juga lebih matang dan dalam, tidak kusam atau sebaliknya terlalu pucat.
Ada atau tidak ada marking bukan penanda usia.
Zold - Batam

17 April 2014

ART DECO NUDE TABLE LAMP














LAMPU PERUNGGU ART DECO
Patung  terbuat dari perunggu gilding perak / silvered bronze, kaca kristal susu pada kap lampu dan kuningan gilding perak pada mangkok penjepit kap.
1920 an, Eropa, Prancis.
Tinggi total 34 cm, ukuran base patung 10,3 cm x 9,3 cm, diameter kap kaca kristal 22 cm.
Kondisi masih sangat baik, gilding hanya ada sedikit tanda pemakaian, karena gild bahan dasar perunggu sering kali jauh lebih kuat dibandingkan dengan bahan dasar seng sari atau spelter. Patina dibiarkan apa adanya, dapat di bersihkan menjadi silver mengkilap, tapi itu tidak akan dilakukan selama benda ini masih milik kami.
Kap juga masih utuh, hanya pada ujung bagian yang masuk wadah penjepit ada grimpil sangat tipis.
Kabel masih originalnya, walaupun sudah lama tapi keamanannya terjamin. Pada ujungnya ada penambahan saklar on / of dan sedikit kabel dari era yang sama,

Lampu ataupun patung Eropa dengan gaya Art Deco mempunyai penggemarnya tersendiri, sama seperti penggemar Art Nouveau, biasanya keduanya saling berkaitan. Tapi dengan cirinya masing-masing perbedaannya sangat terlihat pada gaya rambut, finishing materiar, bentuk base dan corak kap lampunya. Secara umum dapat dikatakan Art Nouveau cenderung lebih ribet dengan bentuknya yang mengalir luwes, sedangkan Art Deco lebih simpel dan struktural konstruktif.
Kap lampu yang seperti ini biasanya ada diantara peralihan Art Nouveau ke Art Deco, belum geometrik full seperti pada penghujung tahun 1930an. Ini adalah kap lampu aslinya, bawaan dari awal, motifnya yang repetisi sepintas seperti print pola / stensil, sebenarnya adalah lukis tangan langsung, baru terlihat perbedaan satu sama lainnya setelah dicermati.
Zold-Surabaya

6 April 2014

JAPANESE CELADON GLAZED IMARI SETO TEAPOT









TEKO CELADON JEPANG
Keramik porselen hijau celadon lukis tangan dengan warna enamel diatas glasir.
Meiji akhir (1910 - 1920), Jepang
T: 15 cm. D: 14 cm. p: 20,3 cm.
Dalam kondisi sempurna, seperti baru, hanya ada sedikit bagian garis emas / gilding yg menipis, hampir tak kentara.

Tidak biasanya teko teh seperti ini ditemukan dalam kondisi tidak pernah terpakai, hanya menjadi pajangan untuk mata selama hampir seratus tahun. Bagian2 yg tidak terkena glasir, seperti tutup bagian pinggir bawah dan bagian teratas teko, masih terasa kese't karena tidak pernah tergesek.
Kini kembali kepada kita, apakah akan menfungsikannya dan merasakan sajian teh pertama teko ini setelah penantian satu abad. Atau menyimpannya lagi untuk seratus tahun kemudian.
Zold - Batam

2 April 2014

MING SWATOW STYLE CHARGER









PIRING STYLE 'MING SWATOW'
Tembikar bakaran tinggi dengan motif lukis dan cap dibawah glasir.
Abad 17 - akhir abad 19, Cina.
Diameter 28,2 cm x 5,5 cm.
Masih utuh semua, hanya cacat pembuatan dan gores / gesek diatas glasir bagian tengah piring tanda pemakaian.

Piring semacam ini dan varian-nya kadang disebut juga piring batu karena kekerasan pembakaran dan keawetannya, tidak mudah pecah. Disebut juga piring rakyat karena kelas strata pemakainya memang banyak rakyat menengah ke bawah. Banyak ditemukan di Indonesia, kadang didalam tanah karena sudah ada sejak jaman Majapahit akhir ( walau berbeda tingkat usianya ), kadang didalam rumah keluarga Cina Peranakan dengan posisi masih dipakai dalam keseharian,,,pastilah nyaman dapur dan hidangannya.
Zold - Batam

1 April 2014

CHINESE BLACK CLOISONNE VASE








VAS CLOISONNE CINA
Terbuat dari enamel dan tembaga
Perkiraan 1950 - 1970, Cina
Tinggi 20,5 cm, diameter 11 cm
Kondisi masih baik, ada erosi pada pertemuan enamel dengan tembaga pada bagian atas dan bawah

Kalau melihat inlay kawat tembaga diantara enamel yang demikian rumit, terasa sulit dan membutuhkan banyak waktu dan ketelitian ketika mengerjakannya, tapi bagi yang terbiasa mungkin ini adalah hal yang sepele, semudah mencoret diatas selembar kertas.
Zold - Batam